Beberapa hari yang lalu, saya bersama saudara saudara saya di pencinta alam melakukan pendakian happy camp atau yang biasa disebut mbolang. Dan mbolang kali ini, saya dan teman teman menyepakati untuk pergi ke gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.332 mdpl.
Mengutip sejenak informasi tentang gunung Raung. Gunung Raung berada dalam jajaran Pegunungan Ijen dan termasuk sebagai gunung berapi yang masih aktif dengan tipe stratovolcano, mempunyai kaldera di puncaknya yang berbentuk lingkaran (circular), Kaldera Gunung Raung mempunya dimensi luasan sekitar 750 m x 2,250 m dan masih selalu mengeluarkan asap dan semburan api. Tercatat sejak tahun 1593 telah mengalami letusan sebanyak 57 kali.
Gunung Raung merupakan salah satu gunung favorit bagi pencinta alam di wilayah eks karesidenan Besuki. Hal tersebut dikarenakan Gunung Raung merupakan Gunung yang memiliki tantangan yang cukup berat. Yaitu disana tidak terdapat sumber air. Jadi bekal air yang dibawa itu berasal dari Desa Sumber Wringin, yaitu desa terakhir untuk mendaki Gunung Raung dari Kabupaten Bondowoso.
Gunung Raung memang tidak sepopuler Gunung Rinjani, Tambora, ataupun Semeru. Tapi Gunung Raung tetaplah Gunung yang cukup sulit untuk ditaklukkan. Karena kondisi jalur yang kebanyakan berupa track. Tetapi alhamdulillah, saya bisa mencapai kesana. Ini sedikit foto gunung raung.